Rabu, 25 September 2013

Akibat Cuaca Kering, Harga Kedelai Naik

Berita komoditi kali ini datang dari penutupan sesi perdagangan di CBOT dini hari tadi yang mengabarkan bahwa harga kedelai berjangka mengalami kenaikan setelah selama tiga hari berturut-turut sebelumnya terjerumus di teritori negatif (25/09). Harga komoditas tersebut terangkat di tengah sinyal bahwa tanaman kedelai di AS tidak mendapatkan manfaat dari curah hujan yang terjadi baru-baru ini. Berkebalikan dengan kenaikan harga kedelai, harga komoditas grains lain yaitu jagung dan gandum justru berakhir melemah.

Kondisi kedelai di AS tidak berubah per tanggal 22 September, dibandingkan dengan satu pekan sebelumnya. Hanya setengah tanaman yang dikategorikan dalam kondisi baik dan sangat baik. meskipun curah hujan yang cukup besar terjadi di kawasan penanaman kedelai, kondisi tersebut tampak tidak berpengaruh besar terhadap kondisi tanaman.

Harga komoditi kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan November mengalami kenaikan sebesar 0.6 persen dan ditutup pada posisi 13.16 dollar per bushel dini hari tadi. Harga telah mengalami penurunan selama 3 sesi berturut-turut sebelumnya.

Harga kedelai naik untuk hari kedua di tengah spekulasi bahwa hujan di Midwest tidak akan cukup untuk meningkatkan kondisi tanaman di AS, produsen kedelai terbesar dunia.

Bibit minyak untuk pengiriman November naik 0,4 persen menjadi $ 13,18 per bushel di Chicago Board of Trade pada 10:17 pagi di Singapura. Harga turun menjadi $ 13,0525 kemarin, terendah sejak 23 Agustus, sebelum ditutup 0,4 persen lebih tinggi.

Kondisi tanaman tidak berubah pada 22 September dari minggu sebelumnya, dengan 50 persen tanaman dinilai baik atau sangat baik, demikian data dari Departemen Pertanian AS. Sementara USDA mengharapkan panen tahun ini menjadi 4,4 persen lebih besar dari tahun lalu, lembaga ini memangkas proyeksi pada 12 September sebagai akibat kondisi kekeringan yang meluas di bagian Midwest.

Kedelai menuju kemajuan kuartalan pertama dalam setahun setelah mendaki selama enam dari tujuh minggu terakhir di tengah cuaca panas, kering di Midwest. Sejak awal tahun ini, harga telah turun 6,5 persen.

Harga jagung untuk pengiriman Desember tidak berubah pada $ 4,4875 per bushel di Chicago. Gandum untuk pengiriman Desember naik 0,2 persen menjadi $ 6,5925 per bushel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar