Kembali mengenai kabar komoditi dunia tentang surplus gula global yang nampaknya mengalami penurunan yang signifikan seiring dengan peningkatan permintaan gula dari negara-negara berkembang mulai dari China hingga Indonesia. Tahun depan kedua negara ini diperkirakan akan meningkatkan permintaan gulanya sehingga surplus akan terkikis.
Kenaikan konsumsi gula diperkirakan bisa mencapai angka 3 juta metric ton dibandingkan dengan antisipasi pada awal musim 2012-13 lalu. Sementara itu itu output gula saat ini diperkirakan mencapai angka 183 juta metric ton.
Saat ini surplus gula berada di sekitar 10 juta metric ton yang merupakan level rekor tertinggi. Akan tetapi impor gula dari Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan dua kali lipat tahun ini dan permintaan dari China juga akan mencapai rekor baru. Dengan adanya kenaikan permintaan ini artinya surplus gula global tidak lagi sebesar yang tampak.
Sementara itu Harga gula berjangka untuk perdagangan hari ini tercatat mengalami rebound. Harga komoditi lunak tersebut terangkat oleh adanya prediksi yang dikeluarkan oleh Czarnikow Group yang menyatakan bahwa produksi gula di Brasil untuk tahun depan akan mengalami penurunan menjadi 2 juta ton atau lebih rendah dibandingkan dengan prediksi produksi pada tahun ini yang diperkirakan akan sebesar 3,9 juta ton.
Sedangkan disaat yang bersamaan produksi gula di Brasil pada bulan ini diperkirakan akan mengalami gangguan mengingat curah hujan di Sao Paolo yang merupakan provinsi penghasil gula terbesar di Brasil sangat tinggi dalam sepekan terakhir. Menurut prediksi dari Badan Cuaca Brasil, curah hujan yang cukup tinggi akan masih melanda mayoritas daerah di Brasil untuk pekan depan.
Harga gula berjangka saat ini mengalami kenaikan sebesar 1% menjadi 16,68 sen per pon, harga kopi jenis arabika naik 0,9% menjadi 1,1785 dollar per pon dan harga kakao naik 0,1% menjadi 2569 dollar per ton.
Estimasi harga gula untuk hari ini diperkirakan akan masih mengalami kenaikan. Hal tersebut dipicu oleh laporkan tingkat pengangguran AS untuk bulan Agustus lalu yang mengalami penurunan sebesar 0,1% menjadi 7,3% dan data penyerapan tenaga kerja sektor swasta mengalami kenaikan sebesar 65 ribu orang menjadi 169 ribu orang di bulan Agustus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar